Popular Posts

Total Tayangan Halaman

©2014 Putra Buana T&T. Diberdayakan oleh Blogger.

PUTRA BUANA TNT BLOG

Kayu Galam Di Buat Kerajinan Tangan

Kayu Galam dalam bahasa Banjar atau Kayu Putih ini banyak sekali ditemukan di Kalimantan. Jumlahnya sangat banyak. Terutama di daerah tanah gambut. Di Banjarmasin seperti daerah BATOLA atau
Barito Kuala (nama kecamatan) banyak sekali terdapat pohon galam. Kita lihat saja di Marabahan atau di Ds Tamban, kayu galam adalah salah satu kebutuhan warga. Biasanya warga mencari kayu galam hanya untuk keperluan di dapur (untuk memasak).
Namun seiring dengan perkembangan jaman dan faktor alam, di Ds Tamban Kec. BATOLA ini semakin hari semakin berkurang jumlah kayu galam. Dulunya sangat mudah dan dekat jarak untuk mencari kayu galam, kini semakin jauh dan menipis, ini di akibatkan adanya faktor alam dan penebangan liar yang dilakukan oleh manusia.
Masyarakat ds Tamban biasanya hanya menggunakan kayu galam untuk dijadikan kayu bakar. Sebagian ada juga untuk di  jual. Memang harga kayu galam semakin hari semakin meningkat. Mereka tidak segan untuk mencari dan menebang sebanyak-banyaknya untuk di jual kepada orang lain. Kebanyakan mereka untuk membangun sebuah gedung atau rumah.
Dari segi awet atau berapa lama kayu galam ini bisa bertahan agar tidak rapuh, biasanya di rendam dalam air hingga beberapa minggu bahkan sampai beberapa bulan. Dalam kondisi utuh, kayu galam bisa di jadikan sebagai tiang rumah. Meskipun tidak sekuat kayu ulin.
Di sisi lain, kayu galam tidak hanya di gunakan untuk kayu bakar saja, namun sekarang ada sekelompok masyarakat yg kreatif untuk membuat kerajinan tangan yang bahan bakunya adalah "kayu galam". Tidak menutup kemungkinan, harganya pun selangit, tergantung motif dan ukuran yg di buat.
Berikut gambar kerajinan yg terbuat dari "kayu galam"
Kerajinan ini harganya bisa mencapai ratusan ribu perlembar lho...
Mau tau harganya berapa? Makanya, yuk ikut wisata bersama Putra Buana Tour and Tiket
Jl. A.Yani KM 36,5 banjarbaru. Tlp 0511-4777755 Hp 0852 49 555 300 (yadi)

< >

Tidak ada komentar:

Posting Komentar